Penyebab lelah sewaktu bangun tidur

Anda mungkin pernah mengalami kondisi tubuh yang begitu lelah ketika bangun di pagi hari. Tidur seharusnya dapat memulihkan energi bukannya menyisakan efek kelelahan ketika bangun. Jika hal ini terjadi, mungkin Anda melakukan kesalahan yang dapat mempengaruhi pola tidur dan bangun tidur.

Berikut 7 alasan mengapa badan Anda merasa terlalu lelah ketika bangun tidur di pagi hari, seperti dilansir self, Sabtu (29/9/2012) antara lain:

1. Anda melewatkan olahraga
Olahraga tidak hanya membakar kalori saja, tetapi juga membakar energi. Jika tubuh terlalu banyak menyimpan energi, maka Anda tidak dapat tidur dengan nyenyak di malam hari dan kadang akan terbangun karena gelisah.

Tetaplah pada rutinitas olahraga yang teratur, berolahraga setidaknya tiga atau empat kali seminggu dapat meningkatkan kualitas tidur dan Anda dapat bangun dengan bugar di pagi hari.

2. Anda terlalu asik dengan sosial media hingga tidur larut malam
Berselancar di dunia maya dan berkomunikasi dengan teman melalui twitter atau facebook dapat membuat Anda tidak menyadari bahwa waktu cepat sekali berlalu dan tanpa sadar telah terlalu larut untuk pergi tidur.

Kurangnya tidur di malam hari tentu akan membuat Anda merasa kelelahan ketika bangun tidur di pagi hari. Selain sosial media, tidur juga akan terhambat oleh faktor lain seperti lampu dari ponsel, komputer, dan TV yang merangsang otak tetap terjaga lebih lama.

Matikan semua alat elektronik dan gadget setidaknya satu jam sebelum tidur dan sebagai gantinya dapat dilakukan dengan membaca buku atau melakukan beberapa peregangan sampai Anda mengantuk dan tertidur.

3. Anda makan makanan yang terlau pedas untuk makan malam
Makan makanan yang terlalu pedas dapat menyebabkan rasa yang tidak nyaman pada perut ketika Anda mencoba berbaring setelah makan malam. Anda tidak akan bisa tidur atau tidur dengan bersendawa atau akan merasa kerongkongan terbakar.

Bila Anda tidak bisa tidur dan beberapa kali terbangun di tengah malam, Anda akan terbangun dengan perasaan lelah. Untuk memperbaiki masalah ini hindari makanan pedas, buah jeruk, saus tomat, dan makanan lain yang menyebabkan gangguan pencernaan.

4. Anda minum terlalu banyak kafein
Selain membuat Anda terjaga sepanjang malam, kafein juga dapat menyebabkan mulas. Berhenti minum minuman berkafein sejak siang hari atau lebih awal jika hal tersebut yang membuat Anda kesulitan untuk tidur di malam hari.

5. Anda minum minuman berlakohol tepat sebelum tidur
Minum alkohol terlalu dekat dengan waktu tidur dapat membuat Anda terbangun di tengah malam untuk buang air kecil. Selain itu alkohol juga mengganggu pola tidur tubuh Anda dan menyebabkan kondisi terlalu lelah untuk bangun di pagi hari.

6. Anda lupa untuk mematikan dering handphone
Tidak ada yang salah dengan menjaga handphone tetap menyala di samping tempat tidur agar Anda terbangun oleh alarm ketika pagi, tetapi jika Anda tidak mematikan dering handphone, mungkin tidur Anda akan terganggu dengan notifikasi email dan sosial media lainnya.

Setiap suara yang bisa berpotensi membangunkan Anda dari tidur harus dimatikan sebelum tidur agar Anda dapat tidur dengan nyenyak.

7. Anda selalu kepikiran akan masalah-masalah tertentu
Terlalu memikirkan suatu hal entah itu urusan kantor, urusan percintaan atau masalah keluarga sekalipun kadang membuat seseorang tidak bisa tidur dengan mudah. Anda dapat menuliskan semua keluh kesah yang memenuhi pikiran Anda ke dalam sebuah buku catatan atau diary.

Hal ini dapat sedikit membantu melegakan dan membuat Anda tidur dengan tenang agar terbangun di pagi hari dengan keadaan bugar.
Sumber : detik.com

Dikirim dari WordPress untuk BlackBerry.

Iklan

Manfaat buah srikaya

Srikaya atau buah nona adalah tanaman sumber zat besi yanp baik untuk tubuh. Juga bisa digunakan untuk tonic rambut dan pembasmi kutu rambut.

Puasa Sebagai Detoksifikasi Pada Tubuh

Walaupun saat berpuasa asupan makanan hanya pada saat sahur dan berbuka, sebenarnya tubuh teetap menghasilkan energi. Energi dihasilkan dengan membakar sumber daya yang disimpan oleh tubuh, yang terdiri dari lemak, karbohidrat dan gula.

Hati adalah organ yang paling berperan dalam proses ini. hati mengubah lemak menjadi zat kimia yang disebut keton. Keton berupa tiga senyawa larut dalam air yang kemudian digunakan sebagai sumber energi.

Dari puasa, justru tubuh banyak mengambil manfaat. salah satunya adalah detoksifikasi. Detoksifikasi terjadi saat usus besar, hati, ginjal, dan paru-paru, kelenjar getah bening, dan kulit menghilangkan atau menetralkan racun. Proses ini dipercepat saat puasa karena tubuh memecah lemak. bahan kimia dan racun yang diserap dari makanan  dan lingkungan yang disimpan dalam cadangan lemak, dilepaskan selama puasa.

Puasa juga menjadi penyembuh bagi tubuh, pikiran, dan jiwa dengan cara yang simultan. Pada tingkat fisik, energi, dan sumber daya dialihkan dari sistem pencernaan ke sistem kekebalan tubuh dan proses metabolisme seehingga kemampuan tubuh untuk menyembuhkan dan membangaun kembali berjalan normal. (SM)

artikel terkait :

Resep Jitu Puasa Sehat

Saat bulan Ramadhan, umat Islam diwajibkan untuk berpuasa. Tak hanya menahan nafsu, lapar dan haus, umat islam harus tetap menjalani rutinitas seperti biasa. agar ibadah puasa lancar tapi pekerjaan tidak terganggu, cobalah beberapa tips berikut ini :

Jangan terlalu banyak tidur

Walaupun tidur dianggap ibadah bagi orang yang berpuasa, akan lebih baik jika saat berpuasa kita tetap produktif. dari segi kesehatan, menggerakkan badan ketika puasa dapat dapat melancarkan peredaran gula darah ke seluruh tubuh.

Makan ketika lapar dan berhenti sebelum kenyang

Lakukan sahur dan berbuka puasasecara teratur dengan makanan yang baik namun tidak berlebih-lebihan. Makanan yang di konsumsi harus sesuai dengan porsi yang dibutuhkan. saat berbuka, mulailah dengan makanan yang manis, namun jangan terlalu banyak makanan manis, karena akan berefek tidak baik untuk kesehatan.

Hindari makanan berlemak

Seimbangkan asupan nutrisi yang Anda konsumsi. Jangan terlalu banyak lemak, seimbangkan antara sayur, buah, lauk pauk, dan karbohidrat. berlebihan mengkonsumsi makanan yang minim serat akan menyebabkan percernaan Anda terganggu. Salah satunya adalah konstipasi atau susah buang air besar (koran SM)

Artikel terkait :

Mempersiapkan Kehamilan Sehat

Mempersiapkan Kehamilan Sehat

Dalam merencanakan kehamilan, perempuan perlu mempersiapkan tubuh dengan menjaga pola makan yang sehat. Tujuannya, agar kehamilan berjalan lancar dan baik si ibu atau si janin dalam kondisi sehat selama proses kehamilan. Perlu diketahui, untuk melahirkan anak yang pandai dan tidak bermasalah, perempuan perlu memerhatikan asupan gizi yang baik dan seimbang.

Terdapat lima faktor yang perlu dipersiapkan pada masa prakehamilan. Agar si lbu dan calon buah hati senantiasa dalam kondisi sehat hingga proses persaiinan.

1. Body Mass lndex (lndeks Massa Tubuh)

Pastikan Body Mass lndex (BMl) si ibu normal sebelum hamil atau saat persiapan kehamilan. Angka BMI didapat dengan cara berat badan (BB) dibagi tinggi badan (TB) dalam satuan meter kuadrat.

BMI = BB kg : (TB meter)2

Jika hasil BMI 18,5-22,9 bisa dikatakan normal.

2. Kebutuhan Kalori

Komposisi zat gizi seimbang dibutuhkan oleh perempuan dalam mempersiapkan kehamilan. Pastikan kebutuhan kalori prakehamilan terpenuhi, yakni 2.050 kkal per hari. Zat gizi seimbang harian didapatkan dari karbohidrat 50-60 persen, lemak 30 persen, protein 15 persen. Yang penting diperhatikan adalah pola makan sehat dengan memperhatikan jumlah, jenis dan jadwal.

3. Jangan terlalu kurus atau gemuk

Sehat sebelum kehamilan, terrnasuk juga faktor berat badan atau tubuh yang proporsional antara tinggi dan berat badan. Berat badan ideal bias dihitung dengan rumus : 90% x (TB cm – 100). Namun, apabila tinggi badan si ibu kurang dari 150 sentimeter, iumusnya menjadi : (TB cm – 100)

4. Hindari rokok, alkohol dan narkoba

Konsumsi rokok atau alkohol perlu dihindari dari kehidupan perempuan. Bagaimanapun, racun rokok ada di tubuh, masuk ke dalam pembuluh darah. Rokok berpengaruh pada kerusakan sel. Kebiasaan buruk ini mungkin saja membuat bayi lahir tidak normal.

5. Lingkungan sehat

Lingkungan yang sehat sangat memegang peranan penting bagi perempuan yang sedang mempersiapkan kehamilan. Perempuan yang tinggal di perkotaan memang lebih sulut mendapatkan lingkungan sehat, apalagi dengan adanya polusi udara, Namun, radikal bebas bisa dilawan dengan gaya hidup sehat, rutin berolahraga yang disertai pola makan yang sehat. Calon ibu perlu memilih asupan antioksidan tinggi dari buah dan sayur, serta asupan kaya nutrisi lainnya. Asupan vitamin C dan E bisa membantu mengatasi pengaruh radikal bebas yang berpengaruh buruk pada kesehatan tubuh.

Menjaga kesehatan tubuh pada masa prakehamilan dapat membantu ibu hamil saat mengalami gangguan pada proses kehamilan. Hal ini dikarenakan ibu hamil memiliki cadangan nutrisi dalam tubuh. (Koran SM)

Artikel terkait :

Agar Anak Tumbuh Optimal

Agar Anak Tumbuh Optimal

Kebutuhan asupan nutrisi yang tepat dibutuhkan oleh anak sesuai tahapan usianya. Anak usia 1-6  tahun memerlukan asupan nutrisi khusus agar tumbuh kembang optimal. Sementara anak usia 7-12 tahun, juga membutuhkan gizi khusus agar lebih berenergi dalam menjalani aktivitasnya sehari-hari. Asupan khusus yang menyesuaikan usia anak, sebagai pendukung dari pemenuhan gizi seimbang sejak dini. Pemenuhan kebutuhan nutrisi yang tepat, akan membuat anak tumbuh berkualitas.

Pada usia tertentu, anak harus mencapai tinggi tertentu. Pertumbuhan otak anak juga harus baik, agar tumbuh kembang fisik dan mentalnya optimal. Oleh karena itu, kebutuhan anak yang berbeda sesuai tahapan usianya, perlu dipenuhi oleh orang tua. Misalnya, dengan pemenuhan kebutuhan spesifik dalam makanannya.

Untuk anak usia 7-12 tahun, kebutuhan makanan anak adalah untuk menunjang pertumbuhan otak dan tubuhnya (tinggi badan dan pertumbuhan tulang). Pertumbuhan anak pada tahapan usia ini, terfokus pada penambahan tinggi tubuh dan optimalisasi volume otak. Namun, anak tumbuh tinggi dan pintar, merupakan fokus pertumbuhan anak usia 1-7 tahun, disamping perkembangan psikis.

Menu gizi seimbang dengan asupan karbohidrat, protein, lemak, vitamin A dan D, kalsium, magnesium dan mineral, penting bagi tumbuh kembang anak usia 1- 7 tahun. Selain menu harian di rumah, kebutuhan asupan gizi juga bisa didapatkan dari susu. Walaupun susu mengandung semua kebutuhan gizi anak, namun dalam hal pemenuhan akan serat tidak dapat diperoleh dari susu. Oleh karena itu, perlu ditambah dengan asupan buah dan sayuran sehingga susu berperan penting hanya untuk menutupi kebutuhan gizi anak.

Untuk pertumbuhan tulang yang optimal, pastikan anak usia 4-8 tahun mengkonsumsi kalsium 800 miligram per hari. Untuk anak usia 9-13 tahun penuhi kebutuhan kalsiumnya sebanyak 1300 miligram per hari. Kalsium tak hanya dibutuhkan untuk tulang, namun juga dibutuhkan otot untuk bergerak. Anak usia 7-12, biasanya lebih banyak bergerak sehingga penyediaan energi menjadi hal yang utama. Anak usia ini cenderung lebih banyak beraktivitas dan memang sudah semestinya anak 7-12 tahun untuk lebih banyak bermain. Pada usia ini vitamin memegang peranan penting, seperti vitamin B1, B6, B12.

Dengan memahami kebutuhan nutrisi khusus anak sesuai usia, orang tua bisa memastikan anak menjalani pola makan tepat. Metabolisme tubuh anak tidak mengalami gangguan sehingga terhindar dari berbagai penyakit seperti obesitas atau kolesterol. Sistem tubuh anak juga berkembang lebih optimal

termasuk sistem kekebalan tubuhnya. Anak tak hanya tumbuh sehat dan bugar, namun ia juga memiliki sistem regenerasi yang berjalan optimal serta pertumbuhan yang berkualitas. (Koran SM)

Artikel terkait :

Tips menjaga gigi tetap putih dan bersih

Orang akan terlihat cakep atau cantik biasanya bisa dilihat dari senyumnya, terlebih lagi saat senyum terlihat giginya yang putih dan bersih. adapun tips untuk menjaga gigi tetap putih dan bersih antara lain sebagai berikut :

  1. Perbanyak minum air putih
  2. Menikat gigi setelah selesai makan atau minum yang meninggalkan noda pada gigi
  3. Rawat gigi secara teratur
  4. Menyikat gigi minimal 2 x sehari pagi setelah sarapan dan malam menjelang tidur
  5. Ke dokter gigi 6 bulan sekali
  6. Memilih pasta gigi yang baik
  7. Semoga bermanfaat

 

Artikel terkait :

%d blogger menyukai ini: