Mengasah Kepercayaan diri Anak

Mengasah Kepercayaan Diri Anak

Pola pengasuhan orang tua mempengaruhi kepercayaan diri seseorang, Kepercayaan diri yang dilatih sejak masa tumbuh kembang anak akan melahirkan pribadi yang yakin atas dirinya, kompeten dan menghargai dirinya secara sehat dan positif. Untuk menumbuhkan kepercayaan diri dan rasa menghargai diri pada anak, orang tua dapat mengaplikasikan pola asuk berikut ini :

Pujian yang tepat

Pujian memang baik untuk anak, namun jangan berlebihan. Jangan mengulang pujian pada anak yang sifatnya membangga-banggakan talenta dirinya. Misalnya, “Kamu adalah anak paling pintar di sekolah” atau “Kamu adalah pebasket hanclal”. Jangan memberikan pujian yang membuatnya terbebani untuk selalu menjadi si terhebat. Sebaiknya, berikan pujian pada usaha anak dalam meraih sukses, bukan pada talenta yang dimilikinya.

Menurut penelitian di Coiumbia University, anak-anak merasa lebih senang dan mampu menghadapi tantangan ketika mereka mendapat pujian atas usahanya. Seperti mengatakan, “Kamu bekerja keras” atau “Hebat, kamu bisa menyelesaikan tugas dengan baik”. Kata-kata motivasi lebih berbekas bagi anak-anak ketimbang pujian seperti “lbu bangga padamu, Nak”.

Jangan memberikan label pada anak

Para orang tua, jangan pernah mengucapkan, “Dasar anak laki-lakil” saat melihat perilaku “bandel”nya. Label yang menekankan stereotip gender ini hanya menunjukkan seakan anak laki-laki tak berperilaku baik atau tak bisa mengontrol perilakunya. ” Orang tua perlu berhati-hati dengan setiap ucapannya. Pesan yang direkam anak dari ucapan orang tuanya berperan besar terhadap bagaimana anak menghargai dirinya.

Ketika anak mendengar kata-kata yang menyerang dirinya, hal itu akan berdampak negatif pada harga dirinya. Anak akan mulai meyakini ucapan orang tuanya itu benar, bahwa anak laki-laki adalah pembuat onar. (Koran SM).

2 Responses to Mengasah Kepercayaan diri Anak

  1. kukuh budiharso mengatakan:

    makasih kunjungannya… salam kenal kembali

  2. abi_gilang mengatakan:

    Info yang bermanfaat namun terkadang suka lupa menjalaninya, salam kenal!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: