Tips mengelola Keuangan

Tips mengelola keuangan

Pada dasarnya manusia mempunyai kebutuhan yang seolah tidak ada habisnya. Jika kebutuhan primer/dasar (pangan, sandang, papan) telah terpenuhi maka ia akan punya kecenderungan untuk memenuhi kebutuhan sekundernya seperti pendidikan dan kesehatan. Jika kebutuhan primer dan sekunder sudah terpenuhi maka meningkat pada kebutuhan tersier/kemewahan. misalnya rekreasi, mobil mewah, rumah mewah dll. berubahnya penghasilan biasanya merubah gaya hidup manusia pada umumnya.

1. Buat Perencanaan

Merencanakan pendapatan dan pengeluaran merupakan titik awal mengelola keuangan. Dengan perencanaan yang baik( kita dapat mengatur kebutuhan dan menentukan skala prioritas kebutuhan

mana yang harus didahulukan untuk dipenuhi. Untuk itu tuliskan seluruh kebutuhan bulanan Anda dan sesuaikan dengan pemasukan. Lalu pilih mana diantara kebuhan yang lebih penting.

2. Nabung

Dalam hal ini menabung dapat digolongkan dalam 2 bagian yaitu menabung di dunia untuk berjaga-jaga atas kebutuhan yang mendesak dan menabung untuk akhirat berupa harta yang kita nafkahkan dijalan AIlah sebagai investasi kita untuk masa depan yang abadi. investasi akhirat tidak akan pernah merugi bahkan akan berlipat ganda tak hanya di akhirat nanti tapi juga akan menambah rizki kita di dunia. Kedua tabungan ini harus kita usahakan pemenuhannya supaya ketenangan hidup kita bertambah.

3.Hindari utang

Selain itu kita juga harus berusaha menghindari utang. Sebaiknya utang hanya dilakukan jika benar-

benar butuh misalnya untuk memenuhi kebutuhan primer atau untuk digunakan untuk modal usaha. Jangan berhutang karena keinginan untuk bermewah-mewahan dan membeli sesuatu yang tidak kita butuhkan atau bisa ditunda pemenuhannya

4.Hemat dan Sederhana

lslam mengajarkan sikap pertengahan dalam segala perkara, begitu juga dalam mengeluarkan harta, yaitu tidak berlebihan dan tidak pula kikir. Sikap berlebihan adalah sikap hidup yang merusak jiwa, harta, dan masyarakat, sementara kikir adalah sikap hidup yang dapat menahan dan membekukan harta. Hemat tidak sama dengan pelit, sederhana tidak berarti menderita. Membelanjakan harta secara sederhana berarti membelanjakan harta sesuai dengan kebutuhan, tidak berlebihan (boros) namun tidak pelit. Sikap ini bersifat relatif, tidak sama antara satu orang dengan orang lain karena kebutuhan setiap orang berbeda-beda.

5. Ukur kemampuan diri

Jangan bergaya hidup mewah padahal kita tidak mampu. Bahkan Rasulullah selalu hidup sederhana meskipun beliau bisa hidup mewah jika beliau ingin. Tidak perlu gengsi karena barang-barang kita tidak bermerk, murahan atau sedikit kuno sepanjang masih bisa berfungsi dengan baik dan bisa menunjang kegiatan kita it’s OK.

6. Cari Penghasilan Sampingan

Salah satu kriteria pribadi muslim adalah Qodirun ‘alal kasbi (mampu berpenghasilan) dan nafi’un li ghoirihi (bermanfaat bagi orang lain). Berusahalah untuk tetap bekerja meskipun kita berada dalam keadaan berkecukupan. Karena kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di kemudian hari.

Gali dan kembangkan keahlian dan/hobby yang kita miliki, jadikan sebagai peluang untuk mendapatkan maisyah/penghasilan. Tidak perlu mengeluh karena kekurangan modal. Sepanjang ada kemauan untuk maju, maka Allah pasti akan memberikan jalan. Bahkan Abdurahman bin Auf sewaktu hijrah ke Madinah tidak mempunyai apa-apa. la hanya minta ditunjukkan dimana letak pasar kepada sahabat Anshar. Dan tak lama kemudian ia sudah menjadi kaya. Wallahu a’lam bishowab .

Sumber : Al Mizan/Mei 2010

artikel terkait:

7 Responses to Tips mengelola Keuangan

  1. Ping-balik: Tips Belanja dengan Diskon « pendidikan dan iptek

  2. Ping-balik: Tips Menyusun Anggaran Belanja Ideal « pendidikan dan iptek

  3. Ping-balik: Agar Rezeki Di permudah Allah « pendidikan dan iptek

  4. Ping-balik: Cermat Belanja dengan Kartu Kredit « pendidikan dan iptek

  5. Ping-balik: Tips memilih biro perjalan dalam berwisata « pendidikan dan iptek

  6. pu3galery mengatakan:

    Hem tips yg ok bwt org boroz kykq :p,thx y dh ngomen artkelq^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: