Tips Menyusun Anggaran Belanja Ideal
Memiliki penghasiian dengan tingkat kebutuhan yang tidak imbang menunjukkan bahwa kita belum cukup cermat dalam mengelola keuangan yang kita miliki. Ketimpangan tersebut akan beresiko pada hutang yang harus tertanggung. Ketimpangan pengelolaan keuangan dapat disebabkan oleh berbagai macam faktor, semisal cara mengelola anggaran belanja kebutuhan keluarga yang tak tersusun dengan baik. Dengan pengelolaan anggaran belanja,yang terukur dan terencana, maka kita dapat mengetahui tingkat kebutuhan yang kita miliki. Sehingga kita dapat mengetahui sudah cukup imbangkah antara penghasilan dan tingkat kebutuhan kita.
Berikut beherapa panduan dalam menyusun anggaran belanja agar pengeluaran dan penghasilan yang kita miliki tidak timpang.
ik
Realistis akan Kemampuan
Bersikap dan berpikir yang masuk akal atau realistis merupakan kata kunci untuk membangun tujuan yang realistis. Menyadari kemampuan dan penghasilan yang kita miliki sangat penting, sehingga kita dapat mengukur tujuan keuangan yang sebanding dengan pendapatan keluarga.
Menyusun Prioritas
Menentukan skala prioritas kebutuhan sesuai dengan jangka waktu pencapaian. Sehingga kita memiliki gambaran tujuan kita bedasarkan tingkat urgensinya, mana kebutuhan yang harus dipenuhi lebih dahulu atau mendesak dan mana yang dapat dipenuhi dalam waktu yang tidak mendesak. Sebagai contoh, membeli perangkat elektronik rumah tambahan seperti microwave terbaru dapat disisihkan ketika kebutuhan biaya anak sekolah mendesak untuk dipenuhi segera. Sehingga keperluan pendidikan anak tidak terlantar hanya demi memiliki sebuah microwave baru.
Kendalikan Diri terhadap Keinginan
Kebutuhan adalah sesuatu yang diperlukan manusia untuk mencapai kesejahteraan yang jika tidak dipenuhi manusia menjadi tidak termanusiakan, semisal makan sebagai pemenuh kebutuhan tubuh, rumah atau flat untuk istirahat, alat transportasi untuk bekerja, pendidikan bagi masa depan anak dan lain-lain. Sedangkan keinginan adalah semua fungsi tambahan yang tidak mengganggu hidup kita jika tidak terpenuhi, namun kita bisa mendapatkan manfaat dari fungsi tambahannya, seperti rnobil baru, ponsel canggih dll. Mampu mengendalikan keinginan kita, maka jumlah penghematan yang kita peroleh jauh lebih besar.
Konsistensi Penyusunan Anggaran
Menyusun anggaran belanja yang konsisten dan tetap untuk satu waktu yang dirasa realistis merupakan cara yang ideal. semisal ketika kita ingin mengukur seberapa besar pengeluaran selama seminggu, maka susunlah anggaran minggguan. Dengan demikian kita mampu rnengendalikan pengeluaran dengan lebih teliti.
Selektif Berhutang
Jika kita dihadapkan tanpa adanya pilihan selain berhutang atau membuat pinjaman, maka buatlah perbandingan pinjaman dari berbagai pihak pemberi pinjaman untuk rnemilih yang terbaik. Iming-iming kemudahan cicilan, hadiah kupon, atau bonus dari kartu keanggotaan sebaiknya lupakan saja. Karena hanya akan memancing kita menjadi lebih konsumtif dan melewati batas kemampuan. (Koran SM)
Artikel terkait :
- Tips memilih biro perjalanan dalam berwisata
- Tips mengelola keuangan
- Agar rezeki dipermudah Allah
- Cara menghemat BBM
- Tips memilih sekolah terbaik untuk anak


















siiip